Header Ads

5 Mitos Tahun Baru dari Seluruh Dunia yang Pasti Belum Kamu Ketahui





Peristiwa pergantian tahun mungkin sebenarnya biasa sekali. Se-biasa perpindahan hari Minggu ke Senin. Namun, karena ini yang berganti adalah digit tahun, makanya terasa spesial. Ini juga yang jadi alasan kenapa orang-orang pun merayakannya karena cuma terjadi setahun sekali. Padahal hakikatnya nih, kita secara tak langsung sedang merayakan berkurangnya umur.


Tahun baru sendiri tak hanya tentang perayaan dan semacamnya, tapi juga mitos-mitos. Diketahui, di belahan dunia sana ada berbagai macam kepercayaan yang berhubungan dengan pergantian tahun. Misalnya soal melakukan sesuatu yang bakal membawa keberuntungan, atau yang berkebalikan dengan itu. Tapi, namanya juga mitos, kita bisa percaya atau tidak.


Masih soal mitos tentang tahun baru, berikut adalah beberapa darinya yang pasti belum pernah kamu ketahui.


Makanan Khusus Tahun Baru di Berbagai Negara


Lantaran tahun baru identik dengan pesta, maka makanan jelas tak boleh ketinggalan. Kalau di Indonesia, soal makanan ini bisa macam-macam dan tak ada yang khusus, kecuali mungkin jagung bakar. Tapi, kalau di luar sana, dalam momen tahun baru ini makanannya harus khusus. Pasalnya, ini katanya bisa membawa keberuntungan.


Ilustrasi sup kacang [Image Source]
Salah satu contohnya adalah Chili, di sini orang-orang memakan semacam sup kacang-kacangan. Katanya dengan menyantap ini, maka keberuntungan bakal datang sampai 12 bulan mendatang. Di Jerman pun sama, tapi makanannya beda bernama Marzipan, sejenis makanan manis. Tak ketinggalan pula orang-orang Belanda juga melakukan hal serupa dengan menyantap makanan bernama Oliebollen.


Ritual Meramal di Tahun Baru Ala Orang El Salvador


Tak hanya pesta, tahun baru juga lekat dengan yang namanya ramalan. Meskipun antara percaya dan tidak, namun orang-orang tetap banyak yang penasaran dengan apa yang terjadi dengan mereka setahun ke depan. Makanya, peramal di tahun baru macam begini kebanjiran job. Nah, ketika banyak orang yang menyatroni peramal, masyarakat El Salvador melakukan hal yang berbeda. Mereka meramal diri sendiri.


Telur di dalam gelas [Image Source]
Caranya adalah memecahkan telur lalu menuangkannya ke dalam gelas. Setelah itu mereka akan membiarkannya semalaman untuk kemudian ditengok pada pagi harinya. Telur ini nanti pastinya akan membentuk pola-pola khusus dan dari situlah orang-orang El Salvador membaca nasibnya.


Celana Dalam Kuning Orang Venezuela


Kalau di Indonesia, malam tahun baru orang-orang bakal berburu jagung atau terompet, tapi di Venezuela hal yang semacam itu tak dilakukan. Alih-alih belanja makanan pesta, mereka lebih memilih membelanjakan duitnya untuk menyikat beberapa celana dalam. Tak sembarang celana dalam karena mereka hanya berburu yang warnanya kuning.


Celana dalam kuning Venezuela [Image Source]
Pertanyaannya, kenapa harus kuning? Hal ini disebabkan karena orang Venezuela percaya jika kuning adalah warna keberuntungan, dan barang siapa yang memakainya di tahun baru maka ia bakal mendapatkan hujan kemujuran. Kebiasaan ini sendiri tak hanya didapati di Venezuela, di Brasil pun juga ada hanya saja mereka memilih warna merah jambu.


Dilarang Menyapu di Tahun Baru


Ada sebuah mitos tahun baru yang cukup unik di Chili. Jadi, kebiasaan masyarakat sana ketika tahun baru adalah ogah bersih-bersih. Bukan karena malas, namun hal ini memiliki tujuan khusus. Jadi, mereka percaya jika menyapu berarti ikut membersihkan hal-hal baik pula, macam keberuntungan dan semacamnya.


Ilustrasi menyapu [Image Source]
Lain Chili lain pula Jepang, di sana justru yang dilakukan malah bersih-bersih lebih giat. Orang-orang Jepang percaya banget kalau aktivitas ini akan membawa hal-hal baik. Seperti ketika menerima tamu, mereka pasti suka kalau rumah yang dikunjunginya bersih.


Kaki Kanan Masyarakat Argentina


Mitos tahun baru tak hanya soal makanan khusus atau bersih-bersih, tapi juga hal-hal unik lain macam memilih kaki yang tepat. Untuk mitos yang satu itu, orang-orang Argentina lah pelakunya. Setiap tahun baru, mereka selalu berhati-hati memilih kaki. Bagaimana sih maksudnya?


Mitos melangkahkan kaki [Image Source]
Mitos ini berlaku ketika memasuki rumah. Jadi, orang-orang Argentina bakal selalu memilih kaki kanan dulu untuk masuk melewati pintu. Hal ini dipercaya akan membawa keberuntungan besar bagi mereka. Dan sebaliknya, ketika yang masuk dulu adalah kaki kiri maka bakal mengundang hal-hal buruk. Agak konyol ya mitos ini, tapi orang-orang Argentina beneran takut ketika tak sengaja melangkah pakai kaki kiri di momen itu.


Di Indonesia sendiri sepertinya tidak didapati soal mitos-mitos tahun baru. Namun demikian, banyak yang menganggap jika waktu pergantian tahun ini adalah salah satu momen mujarab yang penuh dengan pengharapan. Ya, tujuan orang-orang merayakan tahun baru adalah karena mereka berharap kalau masa mendatang bakal lebih baik.



No comments:

Powered by Blogger.