Header Ads

Metode Eksekusi Brutal ini Lazim Dipraktikkan Oleh Kartel Narkoba di Meksiko





Di Meksiko sana, ada sebuah perang berkepanjangan yang melibatkan kartel narkoba dengan aparat kepolisian setempat. Dalam konflik berdarah yang telah berlangsung hingga lebih dari sedekade silam tersebut, sedikitnya 164 ribu korban jiwa baik dari pihak kartel maupun kepolisian telah terenggut. Dalam pertikaian ini, tak jarang korban juga datang dari warga sipil yang tak tahu-menahu soal konflik ini.


Bukan hanya perang dengan kepolisian. Demi mempertahankan supremasi, perang antar kartel pun menjadi tak terhindarkan. Dari sekian kartel narkoba yang ada, ada empat kelompok kartel yang dinilai paling berkuasa dan paling menakutkan. Mereka adalah Los Zetas, The Gulf Cartel, Sinaloa, dan Knights Templar.


Empat kartel ini acap mengirim pesan kepada para rivalnya lewat sebuah video yang, kamu tahu, sedikit “berani.” Dalam video tersebut mereka menampilkan siksaan atau metode eksekusi yang dapat membuat lawannya berpikir dua kali untuk berurusan dengan mereka atau untuk anggota mereka sendiri agar tak berkhianat kepada kelompoknya. Baik, kami akan terus terang saja, video-video ini lebih dari sekadar berani. Video ini menampilkan adegan yang sadis, menjijikan, dan juga keji.


Karena satu dua hal, kami tentu tak akan menampilkan potongan gambar serta video-video mengerikan tersebut. Dalam artikel ini kami hanya akan menyebutkan nama metodenya dan coba memvisualisasikannya ke dalam rangkaian kata yang, semoga saja, bisa menggambarkan seperti apa kengeriannya kepada para pembaca.


1. Dipenggal menggunakan gergaji mesin


Pada tahun 2014, ada sebuah video yang cukup menggemparkan khalayak netizen kala itu. Dalam video tersebut, terdapat dua pria yang tengah bersandar pada sebuah tembok. Kedua tangan mereka diikat ke belakang. Dari audio yang diperdengarkan, diketahui bahwa keduanya merupakan anggota dari kartel Sinaloa yang dipimpin oleh gembong terkenal Joaquin “El Chapo” Guzman. Mereka dieksekusi karena telah mengkhianati geng tersebut dengan membocorkan informasi kepada kepolisian Meksiko.


Metode Eksekusi Brutal Kartel Meksiko
Ilustrasi gergaji mesin. [Image Source].
Yang terjadi selanjutnya adalah pemandangan yang brutal. Leher pria yang pertama dieksekusi seketika memuncratkan darah segar dari urat arteri tatkala sang eksekutor gergaji mesin memenggal kepalanya. Dalam prosesnya, tubuh pria tersebut tak henti-hentinya meronta kesana kemari. Mungkin karena nyeri yang tak tertahankan.


Eksekusi tersebut dilakukan secara brutal, sampai-sampai pria di sebelahnya harus kehilangan lengan kirinya karena si penjagal mengeksekusi secara serampangan. Melihat rekannya tewas mengenaskan, ia kemudian terduduk pasrah menunggu giliran.


2. Dikurung dalam tong dan dipanggang hidup-hidup


Metode yang brutal dan terbilang kreatif ini dipelopori oleh salah satu gembong terkenal, Miguel Trevino. Metode ini sendiri mencerminkan betapa psikopatnya pemimpin Los Zetas tersebut.


Metode Eksekusi Brutal Kartel Meksiko
Ilustrasi tong kosong. [Image Source].
Metode ini punya dua variasi. Untuk yang pertama, korban yang biasanya merupakan musuh atau rival mereka dimasukkan ke dalam tong berisi oli dan disulut api, sehingga korban yang ada di dialam tong tersebut tewas terbakar di ruang pengap dan sempit tanpa bisa melarikan diri. Sedangkan untuk variasi kedua, korban masih akan tetap dikurung di dalam tong, namun dalam variasi ini ia akan dipanggang hidup-hidup.


Miguel Trevino memang telah ditangkap pada tahun 2013, namun metode keji ini masih tetap dipraktikkan oleh kartel Zetas, yang dinobatkan sebagai organisasi kriminal paling sadis di Meksiko.


3. Digantung di ruang publik


Eksekusi dengan cara digantung mungkin menjadi cara yang paling manusiawi bila dibandingkan dengan metode lain yang ada dalam daftar ini. Metode ini sudah jamak dipraktikkan bahkan sejak ratusan tahun lalu. Namun, sentuhan kejam para kartel menjadikan metode ini menjadi sedikit lebih “spesial”.


Metode Eksekusi Brutal Kartel Meksiko
Salah satu gambar paling “manusiawi” yang berani kami tampilkan di sini. [Image Source].
Bagi mereka, menggantung korban menjadi salah satu metode dengan tujuan ornamental. Sebelum digantung, para korban biasanya disiksa atau dimutilasi terlebih dahulu. Luka lebam, memar atau sayatan dibiarkan begitu saja. Setelah mereka tewas, kemudian mereka “dipamerkan” di ruang publik. Beberapa ada yang digantung di atas jembatan ataupun di papan reklame di pinggir jalan. Metode ini menjadi cara paling ampuh untuk menyampaikan pesan secara langsung ke pihak lawan atau kepolisian agar tak ada yang berani berurusan dengan mereka.


4. Dijadikan mangsa harimau dan singa buas


Sedikit yang menyoroti, namun adalah fakta bahwa gembong narkoba juga punya hobi memelihara hewan buas dan liar. Seperti Pablo Escobar yang punya kuda nil dan hewan eksotis lainnya di suaka pribadinya. Kepemilikan hewan-hewan langka dan buas ini sering kali menjadi sebuah simbol status bahwa si empunya adalah orang terpandang.


Metode Eksekusi Brutal Kartel Meksiko
Ilustrasi dimangsa hewan buas. [Image Source].
Salah satu pemimpin kartel Zetas, Heriberto Lazcano, yang dikenal sebagai salah seorang psikopat biadab, dikabarkan pernah menjadikan rivalnya sebagai makanan harimau dan singa yang ia pelihara. Menurut kesaksian anggotanya, mereka akan diseret ke dalam kandang yang berisikan makhluk berkuku dan bergigi tajam itu. Tubuh mereka dicabik dan dikoyak hidup-hidup tanpa ampun oleh makhluk buas yang sengaja dibuat kelaparan tersebut.


Pemerintah Meksiko mengklaim bahwa Lazcano telah tewas (padahal jasadnya belum ditemukan). Namun, jika kabar kepemilikan hewan buas itu benar, besar kemungkinan bahwa desain eksekusi ini masih dijalankan hingga saat ini.


5. Disiram asam hidup-hidup


Metode ini sebetulnya normal diterapkan kepada jasad atau mayat. Sebab, zat asam dapat meleburkan tubuh manusia dengan sangat sempurna, melelehkan tulang belulang hingga gigi sekalipun.


Metode Eksekusi Brutal Kartel Meksiko
Ilustrasi wanita meminta pertolongan. [Image Source].
Jika hal yang lazim dilakukan pada mayat tersebut sudah membuatmu bergidik ngeri, bagaimana jika hal ini dilakukan terhadap manusia yang masih hidup? Jelas hal ini menjadi salah satu cara yang paling kejam lagi biadab yang pernah dilakukan.


Pada tahun 2011, kartel sadis Los Zetas “mengadakan” salah satu pembunuhan massal paling berdarah dalam sejarah perang narkoba Meksiko. Dalam peristiwa mengerikan tersebut, 193 dibunuh oleh geng paling sadis itu di kota San Fernando.


Salah seorang penyintas, yang naik ke dalam bus di mana para penumpangnya diculik oleh Los Zetas pada saat itu, menceritakan peristiwa tragis tersebut. Mereka memisahkan anak-anak mereka dari ibunya. Wanita-wanita tersebut dibawa ke sebuah gudang di mana di sana terdapat korban penculikan yang lain. Di dalam ruang yang gelap tersebut, mereka dikabarkan diperkosa dan dipukuli. Dan yang paling mengenaskan, dari sekian korban yang disiksan, ada seorang anak beserta ibunya yang menjerit seiring cairan asam melumuri dan menewaskan mereka.


Seperti itulah sedikit metode keji dan brutal yang dilakukan para kartel narkoba paling beringas di Meksiko sana. Mungkin masih banyak metode lain yang jauh lebih mengerikan, namun belum pernah diungkapkan ke hadapan publik.




No comments:

Powered by Blogger.