Menelusuri Fakta Keluarga Onassis, Keluarga Kaya yang Terselubung Kutukan
Berbicara tentang keluarga terkaya, mungkin kita akan langsung teringat dengan Rothschild atau Rockefeller. Tak bisa dipungkiri memang kalau dua keluarga ini disebut-sebut sangat tajir lantaran faktanya memang demikian. Bisnis kedua keluarga ini menggurita di dunia bahkan pengaruhnya juga luar biasa. Beberapa sektor ekonomi fundamental, mereka yang punya kuasa.
Rothschild dan Rockefeller memang sangat kaya, tapi mereka bukan satu-satunya. Sejarah pernah mencatat ada satu lagi keluarga yang tak kalah hebat untuk urusan harga. Ya, Onassis. Kamu mungkin belum tahu, kalau keluarga ini juga kayanya tak karuan. Jangankan duit, pulau pribadi, kapal pesiar, pesawat jet, mereka punya lusinan.
Sangat kaya dan makmur, tapi sayangnya hal tersebut tidak berlangsung lama. Keluarga Onassis pada akhirnya harus terjerembab. Rumor mengatakan mereka kena kutukan dan dibuktikan dengan masing-masing anggotanya yang mati dengan cara buruk. Sang keturunan terakhir yang masih tersisa bahkan ingin menanggalkan nama keluarga karena takut kutukan itu akan menimpanya.
Onassis dijuluki sebagai pakar penangkap peluang bisnis
Kehebatan keluarga Onassis diprakarsai oleh Aristoteles Onassis. Pria ini mengawali perjalanannya menjadi kaya dengan cara yang amat miris. Ya, sehari-hari ia harus bekerja banting tulang sebagai operator telepon dengan bayaran yang sangat sedikit. Namun, Aristoteles yang dibekali dengan otak bisnis encer, bisa membalik keadaan susah itu menjadi luar biasa.
Keluarga Onassis terkenal kaya raya
Kesuksesan Aristoteles Onassis makin berlipat-lipat ketika ia berhasil meminang anak seorang pengusaha kapal pesiar bernama Athina Livanos. Berdua, keluarga baru Onassis ini makin melejit. Bisnisnya tak karuan, hartanya melimpah, kehidupannya pun juga sangat mewah. Saking banyaknya harta, mereka ngupil saja keluar emas. Itu gambaran betapa tajirnya keluarga Onassis.
Seluruh anggota keluarga Onassis meninggal
Walaupun keluarga Onassis hidup dengan gelimangan harta, namun kehidupan mereka dirundung rentetan malapetaka. Berawal dari perselingkuhan Aristoteles dengan seorang pemain opera, seribu sial seolah menghujani keluarga ini. Dimulai dari sang anak, Alexander Onassis yang tewas dalam kecelakaan pesawat, sampai sang istri Thina yang shock dengan semua keadaan dan memutuskan untuk bunuh diri. Aristoteles sendiri kemudian juga meninggal lantaran depresi dan rasa bersalah yang hebat.
Athina Roussel satu-satunya cucu Onassis yang masih ada
Satu-satunya keluarga Onassis yang ada hingga saat ini adalah Athina Roussel yang merupakan putri semata wayang Christina Onassis. Mewarisi harta keluarga yang begitu besar, Roussel pun pernah didapuk sebagai remaja paling tajir sejagad. Sejak balita ia sudah punya properti miliaran dolar atas namanya sendiri serta harta-harta lain dalam bentuk tunai. Mungkin karena takut kutukan, Roussel sendiri memutuskan untuk hidup sangat sederhana.
Adalah hal yang sangat salah ketika kita menganggap harta adalah satu-satunya yang bikin kelurga bahagia. Buktinya ya keluarga Onassis ini. Kurang kaya macam apa mereka? Namun pada akhirnya mengalami hal-hal buruk. Bahkan anggota keluarga terakhir tak mau menyentuh harta yang bergelimang itu dan memilih hidup lebih sederhana. Harta memang penting, tapi bukan kunci utama dari kebahagiaan.
No comments: